Tagged: Keripik Singkong Dara Kembar Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • syafujirbx 9:29 am pada November 26, 2008 Permalink | Balas
    Tags: Keripik Singkong Dara Kembar   

    TABAH DAN SABARLAH “KERIPIK SINGKONG DARA KEMBAR” 

     

     

    ANEKA RASA ” DARA KEMBAR “

    Sabar dan Tabahlah Dikau….??

     

                           Alilis

     

     

     

     

    ku adalah seorang laki-2 yang dilahirkan di kota Magelang 33 th yang lalu tepatnya di desa Rambeanak, Namaku Syafuji anak pertama dari suami istri keluarga Zainal Arifin. Seorang pengusaha Keripik Singkong ternama dibilangan Kota Jakarta dan sekitarnya yang produknya pada Th 1988 bisa menembus Manca Negara. Dan Bp. Zainal pun menjadi Icon pengusaha di DKI.

    Dengan kehidupan di desa, aku menjalani dengan Enjoe saja kokk… Disamping aku dicukupi semuanya oleh ayahku dari baju sampai kendaraan bermotor yang waktu itu dibelikan motor baru Honda Super Cup. Merasa senang dan bangga sekali. Aku tinggal bersama Kakek dan Nenekku di desa Rambeanak untuk menuntut ilmu sampai lulus sekolah MI Rambeanak IV, – SMP Muhammdaiyah Mungkid ,-  SMEA Abdi Negara Muntilan pada tahun 1994.

    Tahun 1994 sambil menunggu pengumuman kelulusan dari Smea, Aku mencoba untuk mandiri dan bekerja di Jogjakarta bersama teman akrabku Koes namanya disebuah Univ UGM. Waktu itu ada pembangunan Auditorium. Dan sebagai tenaga Melamin…

    Waktu pun berlalu akhiirnya aku merantau ke Jakarta Tepatnya di Pondok Gede. Ketempat ayahku dengan tujuan utama untuk meneruskan Kuliah. Namun setelah sampai jakarta, aku melihat kondisi ayahku yang belum lama nengalami kebakaran di pabriknya sampai habis-habisan, akhirnya aku mengurungkan niatku untuk melanjutkan kuliah dan malah membantu usaha ayah dengan posisi di Administrasi. Pekerjaan ini berlangsung kurang lebih 2 tahun.

     

    Hari demi hari kujalani, aku merasa bosan dengan pekerjaan itu dan ingin menambah penghasilanku, aku mencoba ikut tejun sebagai tenaga pemasarasn hasil produk Ayah sambil merangkap administrasi pula. Setelah merasa cukup uang dan aku mulai dewasa, aku punya keinginan untuk berumah tangga dan mnenikah. Dan pada Bulan Juni 1996 menikah dengan perempuan asal Solo yang telah lama tinggal di Jakarta pusat. Pertemuan itu terjadi karena dia saat itu bekerja di sebuah supermarket di Jakarta Jembo Group namanya dan aku sebagai suplyernya. Setelah menikah 2 Bulan kemudian aku bersama istriku mengontrak sebuah kontrakan yang tak jauh dari tempat kerjaku. Dan istriku menggantikanku sebagai admiministrasi. Akupun Keluar total dari dalam perusahaan untuk sebagai Marketing. Karena mungkin pekerjaan ini sangat cocok untuk ku. Saking senengnya aku menjalaninya, hari liburpun aku tak tau waktu untuk berangkat mengunjungi market-2 kami dengan mengajak istriku tercinta.

     

    Satu tahun kemudian uang tabunganku pun bertambah banyak dan serba kecukupan. Kebahagiaan itu bertambah dilkala lahirnya anak pwertamu pada tanggal 11 May 1997 yang kuberi nama Panji Aditya Ghani. Aku merasa kurang puas dengan tempat tinggalku sebagai pengontrak rumah 5 bulan kemudian aku membeli sebuah rumah kecil dan sederhana berukuran 50 m di bilangan Jati Rahayu. Waktu aku membelinya dengan harga 11 juta. Namun Ruanh tersebut aku perbaiki dan perlebar karena masih ada tanah yang tersisa. Dengan uang seadanya 10 juta sambil aku terus mencari uang akhirnya rumah tersebut jadi walu dalam kondisi yang setengah jadi.

     

     

    Satu tahun berlalu aku membangun rumah lagi yang setengah jadi itu sekaligus menjadi 3 tingkat dengan jemuran. Waktu itu baru mulai terjadi krisis moneter sehingga uang yang aku keluarkan mencapai 60 Jt dengan uang yang aku utang dari material setempat.

     

    Setelah punya anak pertama, istriku keluar dari pekerjaannya. Dan kepingin mencari kesibukan di rumah yang akhirnya aku membuat warung kecil-kecilan untuk menjual barang-banrang kelontong dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Akupun merasa kurang puas dengan hasil dari warung dan dari hasil menjadi marketing. Akupun menambah usaha sebagai agen Minuman untuk di setorkan ke warung-2 kembali yang di supply dari kakaknya istriku di Cempka putih. Namun karena persaingan yang semakin ketat dan Mobil langsung dari perusahhan minuman tersebut merambah warung-2 langgananku, aku memutuskan untuk berhenti dari agen tersebut karena itu membutuhkan tenaga yang sangat eksta untuk mengangkat 5-8 krat dalam motorku dan untungnya pun sangat kecil.

    Akupun mencoba usaha lain lagi sambil warungnya pun berjalan dengan membuka jasa sablon undangan pernikahan dll. Awal dari usaha inipun aku bejaya dan menghasilkan keuntungan yang sangat besar bagiku karena belum banyak saingan di lingkunganku. Lama kelamaan banyak orang yang membukasa usaha baru persablonan dan mereka banting harga sampai separo harga atas yang aku tawarkan, akhirnya usahaku tersebut mati dan kemudian tutup…. Namun semua itu aku jalani dengan santai-2 saja. Sambil pikir sana pikir sini apa selanjutnya usaha apalgi yang harus aku jalani.

     

    Pada awal 1999 aku membeli sebuah ruamah kontrakan. Rencana setelah aku perbaiki akan aku kontrakkan kembali. Setelah jadi pun ada pengontrak yang meninggali rumahku tersebut. Hinnga 6 bulan.

    Ada seorang teman sari kampung yang main ke rumahku Iskan dia punya nama. Dari pertemuanku itu aku terinspirasi untuk membangun usaha kembali yaitu dengan menjadi PACKIGING dari makanan -2 dari Magelang dan di supply oleh temenku iskan. Dan akupun memenfaatkan rumah kontrakan yang aku punya dengan membangun sedikit ruangan untuk bekerja.

    Dengan Merek ANEKA RASA Cap DARA KEMBAR pun aku mulai usaha packiging tersebut dengan awal barang yang akumas kembali : Lanting singkong, Keripik singkong gadung, Keripik Bayam, Keripik Tahu, Keripik Sukun, Sukun Stick, dan lain-2 yang hampir mencapai 20 Item.

    Dari 20 Item barang tersebut ada salah satu produk unggulan kami yang sangat laku dipsaran. Yang kebetulan barang tersebut aku ambil dari perusahhan ayah dalam bentuk uraian dan aku kemas kembali. Karena laku di pasarannya sngatlah jauh berbeda kisarannya antara 1 ; 15. Artinya kalau keripik Singkong laku dipasaran 15 bungkus, produk yang lain yang aku pasarkan besama Cuma laku 1 bungkus. Dan itupun menghasilkan retour atau BS yang cukup banyak.

    Dari pengalama tersebut, aku mempunyai keinginan untuk memprodukasi barang tersebut sendiri, Karean sebelumnya aku tidak puanya niat atau cita-2 untuk membangus usaha yang sejenis dari para keluarga Yang kebetulan semua keluarga mempunyai usaha yang sama dengan ayahku yaitu keripik singkong. Namun mereka berdiri dengan bendera sendiri-2.

    Yaitu Ayahku sendiri (Zainal Arifin) dengan merek SARI RASA “Dua Kelinci”, Omku (sismanto) dengan Merek WPL “Amarta dan Kelinci Dunia” Sedangkan Omku lagi (Siswanto) dengan merek CITRA RASA “Bunga Cempaka”. Jadi memang sudah di gariskan kali yaaa.. kalau aku dari keluarga singkong pun akhirnya kembali juga keripik singkong..????

    Dan akupun minta ijin dari ayahku untuk memproduksi keripik singkong sendiri. Apa kata ayahku…. KALAU KAMU MAMPU YHAA SILAHKAN…??!!!!ari jawaban sang ayah akan aku tunjukkan bahwa akupun bisa dan mampu untuk memproduksi keripik sendiri. Dan dari dukungan pamanku Siswanto sendiri untuk membangun usaha tersebut. Dengan Modal awal peralatan masak di pinajami omku Siswanto aku mulai usaha dan ditambah dengan modal sendiri yang waktu itu kira-2 25 Jutaan. Untuk membeli peralatan peratan lain untuk produksi dan packijing.

    D

     

    Banyak orang mengatakan kepada ku terlalu berani untuk mengambil kepustusan seperti itu. Bagaimana tidak..??? Aku menjual satu Unit motor Honda Supraku th 2001 untuk DP Mobil box Daihatsu Espass dan Motor Honda lagi. Yang waktu itu motor tersebut laku 6.5 juta. Armada tersebut atujuannya aku gunakan untuk mengangkut hasil keripik yang akan dijual ketoko-2. Karena Cililan mobilpun sangatlah tinggi bagi mereka dan aku yaitu 2.5 juta. Tapi mereka gak tahu kalau aku masih mempunyai uang simpanan atau cadangan jikalau usaha tersebut tidak jalan. Karena Istriku juga mempunyai usaha sampingan lagi yang sudah direncanakan hasil uang tagihan dari Barang -2 yang telah di kreditkan istriku di tangan orang mencapai 75 Juta. Dan perbulanpun uang tersebut masuk ke usaha keripik singkong.

     

    A

    kupun mulai bekerja dan banting tulang. Sebagai awal aku memulai produksi singkong dengan awal 300 Kg. Istriku tercinta sebagai tenaga administrasi yang mengurus semua di kantor.Aku sendiri di bagian produksi. Dibantu 7 orang karyawan produksi dan packing. 5 orang pemasar.

     

     

    Hari hari pun berlalu hingga aku bisa menambah kapasitas produksi hingga 600 Kg perhari dan hasil keripik matang nya 240-250 Kg atau 60-63 karton ( 1200-1250 Bks /200 Gram ) Dalam 1 Karton berisi 20 bungkus. Dan akupun bisa menambah armada motor lagi hingga mencapai 6 Motor dan Mobil pribadi walau mobil Honda Wonder tua th ’96. Uang di pasararanpun bertambah dari hasil barang yang dititipkan oleh sales-2 ke toko dan mini market mencapai 200 juta lebih awal 2008. Karena sytem dari perusahaan yang aku kelola adalah Konsinyasi dan kontra.

     

    Pertengahan tahun 2007 para pelaku UKM-UKM di Jawa Barat Khususnya terkena krisis ekonomi dan berlaku pula dengan perusahaan kami.Dengan kenaikan –kenaikan bahan baku dan bahan penolong , Mengharuskan aku untuk maenaikkan Harga jual keripik singkong dipasaran. Yang mengakibatkan barang makanan (snack) kurang laku / daya beli masyarakat berkurang. Ditambah lagi kenaikan barang -2 bahan baku dan penolong 6 bulan terakhir yang sangat parah mengharuskan aku kembali maenaikkan barang dagangan atau menguragi isi / memperkecil barang dagangan bertujuan harga bisa terjangkau oleh konsumen. Namun itu tak berarti banyak bagi UKM-UKM seperti aku ini. Karena daya beli masyarajat berkurang, akhirnya mengakibatkan OVER STOCK di gudang. Akupun terpaksa harus mengurangi kapasitas produksi hingga 50% lebih atau sekarang hanya 200Kg / hari. Itupun tidak mendukung mesin-2 produksi berjalan setiap hari. Lagi – lagi over stok. Kami pun harus mengurangi lagi karyawan hingga saat ini hanya tertinggal 5 orang berikut aku, itupun meliputi bagian produksi dan Packing. Jadi sistim kerja kami sekarang adalah Singkong kupas dulu semua kemudian baru digoreng. Setelah digoreng semuanya baru di bungkus dengan karyawan yang di produksi tadi.

     

     

    Dari

    sitem Management yang sangat sederhana dan kekeluargaan, akupun terkena dampaknya. Yaitu banyak penipuan yang dilakukan oleh sales-sales kami. Yang mencapai 100 juata lebih. Waktu itu Kami menerima Sales hanya berdasarkan kemauan saja dan tidak meninggalkan berkas apapun seperti Jaminan surat tanah atau yang lain. Itulah kelemahan kami,

    B

    aru-baru ini sehabis Lebaran ( idul Fitri ) penipuan yang dilakukan sales kami sangat menyakitkan hatiku dan keluarga. Betapa tidak, Sales ini Sudah kami anggap sebagai anak sendiri walau Cuma keponakan dari istri saya ( Suami keponakan istri saya ) RIANDI NURAHMAN namanya, dia berasal dari Bogor tepatnya NANGKA SARI, NANGKA BEURIT,. PAMIJAHAN Leui Wiliang .Dia aku angkat sebagai sales kami setelah dia di keluarkan dari pekerjaannya sebagai sales Oli TOP ONE untuk meneruskan langganan-2 kami yang telah aku bina 10 tahun yang lalu. Awal mula dia bekerja menunjukkkan indikasi yang bagus. Baru 6 Bulan terakhir-2 ini pelanggan kami kok habis, ternyata modal di toko dia   sikaaaaat habis hingga 60 juta lebih.

     

     

    Modus yang dilakukan adalah dengan cara menggelapkan Nota Bon perusahaan untuk di duplikatkan dengan bon asli kami. Dari hasil penipuan , Satu toko bisa menghasilkan uang tipuan rata-2 Rp. 240.000-400.000. Itu kalau Cuma satu toko. Kalau 100, 200, 300 toko kan berabe jadinya…?? Karena jumlah totalnya mencapai 100 juta lebih.Belum dengan sales yang masih ada / tersisa. Karena saya yakin pasti ada hal kecurangan ditoko-2 mereka yang dia kirimi barangnya.

    Jadi dengan kata lain Uang kami yang ada di Toko yang tertera dalam laporan bulan kami Yang nilainya mncapai 200 Juta lebih hanya tersisa 100 Jutaan. Itu belum dengan yang dilakukan para sales kami yang masih ada. Karena hasil pemasukan uang kami akhir-2 ini hanya 25 jt /bulan yang semula bisa 75 Juta /bulan.

     

    Dari kejadian -2 tersebut berarti kamipun kembali sepert semula awal berdirinya pabrik. Artinya harus memulai dari Nol lagi, Bagaimana tidak, Kalau barang dagangan kami mau laku kembali berart harus menitipkan kembali barang dangangan kami lagi di toko yang telah di tagihin sales sendiri tersebut. Tentunya dengan bermodal lagi di toko-2 tersebut. Itulah kendala kami saat ini yang sudah habis modalnya dengan keadaan kami dan perekonomian indonnesia saat ini.

    Padahal dalam kehidupan sehari-2 saya dan keluarga dalam keadaan biasa-2 saja tidak pernah bermewah-an demi memajukan usaha kami.dalam arti uang tersebut untuk menambah outlate dari sales-2 kami. Namun apa balasan yang kami terima….??? mereka tidak tahu akan hal itu. Yang ternyata mereka dengan seenak hatinya sendiri menggelapkan uang-2 tersebut, sakiii………it rasanya. Dalam urusan Agama, karena kebetulan kami muslim. kami merasa tidak kurang-2 untuk beramal dan hal-2 yang lain berkaitan dengan bernayarakatpun kami rasanya tak kurang-2.. Apa yang salah pada diri Aku dan Keluarga…??

     

     

    DARI KEJADIAN-2 DI ATAS, SEMOGA BAGI PARA PENGUNJUNG WEB KAMI BISA MENJADI BAHAN RENUNGAN ATAU TINDAKAN BAGI PARA UKM-2 AGAR TIDAK TERJADI LAGI

    RIANDI-RIANDI BERIKUTNYA…!!!

     

     

    riandi-nurahman-1   riandi-nurahman-2  penipu

    FOTO –FOTO RIANDI NURAHMAN SANG PENIPU ULUNG BERSAMA KELUARGANYA

    DAN BAGI PARA UKM-UKM DAN PERUSAHAAN DI JAWA BARAT AGAR MENSELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN ATAS NAMA RIANDI NURAHMAN ASAL LIUIWILANG BOGOR INI. CUKUP KAMI DAN MUNGKIN KANTOR TOP 1 JAKARTA UTARA SAJA YANG JADI KORBAN………………………./////

    KRITIK DAN SARAN  AMDA SANGAT KAMI HARAPKAN SEKALI…. TERIMA KASIH.            

     

                                           Salam hangat dari Kami,

                                          logo

               Syafuji.Y (Pemilik Perusahaan Keripik Singkong  Cap DARA KEMBAR )

     


    Riandi Nurahman Sang Bajingan

     
    • wong er be ek juga 3:19 pm pada Desember 25, 2008 Permalink | Balas

      yo sing sabar wae to le ! thanks

    • RIZKI EKA PUTRA 6:32 am pada Februari 13, 2009 Permalink | Balas

      Salam kenal pak! saya bermaksud untuk membuka usaha kripik singkong ini! membaca pengalam bapak saya aak ragu pak

      • syafujirbx 10:01 am pada September 23, 2010 Permalink | Balas

        Itulah sekulim pengalaman pribadi saya pak…
        semoga hal ini jangan sampai terjadi terhadap UKM UKM yang lain….
        dengan memperbaiki sytem dr managemennya…

    • Auriel 4:00 pm pada Maret 1, 2009 Permalink | Balas

      Upz makasih Bapak Safuji sudi mampir ke blog saya di http://auriel-online.blogspot.com. Bapak saya hanya bisa mengatakan bersabar karena itu merupakan cobaan dalam menjalankan usaha. Selalu berfikir positif saja Bapak dan pengalaman Bapak tidak terulang pada orang lain. Orang Jawa bilang ” Ngunduh Woing Pakarti ” maka yang bersangkutan yaitu mr X akan menerima akibat dari perbuatannya. Semoga usaha bapak makin maju dan sukses. Salam

    • imawan 3:55 pm pada Juni 6, 2009 Permalink | Balas

      yang sabar ya ommmmmmmmmm

    • Anita Hasan Said 11:45 am pada Mei 14, 2010 Permalink | Balas

      Pertama-tama saya turut prihatin atas semua pengalaman pahit yang telah pak Syafuji alami, jadikanlah semua itu cermin untuk melangkah ke depan dengan lebih mantap dan sukses…Semua itu adalah cobaan dari Allah SWT yang telah menguji kekuatan iman bapak sekeluarga…semua umat mempunyai kelebihan dan kekurangan yang menurut kacamata kita apa yang telah kita lakukan adalah benar adanya. Mudah2an bapak mendapatkan lebih daripada kerugian yang telah dialami…bersabarlah dan selalu tawakal, memohonlah hanya SATU kepada Yang Maha ESa, sebab hanya Dia-lah Allah SWT yang telah memberimu segalanya tiada yang lain…Yang penting jangan dendam…biarlah urusan ini serahkan saja kepada Yang Maha Kuasa hanya Allah-lah yang berhak atas semua kejadian di muka bumi ini. Hilangkan dendammu…berdoalah agar orang2 yang telah berbuat dzalim disadarkan dan diluruskan jalannya, amin….
      Sebenarnya saya tertarik untuk mengemas keripik singkong (packaging) dan memasarkannya dengan merek sendiri, tapi saya harus belajar lebih banyak…Terima kasih, saya ucapkan kepada pak Syafuji yang telah sudi mambaca balasan dari saya….

      • syafujirbx 4:29 am pada Mei 20, 2010 Permalink | Balas

        Terima kasih B Anita telah sudi mampir ke blog saya ini…… Dan Terima kasih pula saran2nya…. insya Allah… Ikhlas…. dan tidak dendam….. aaaamin…. namun setelah kejadian2 itu,,,,, keterpurukan melanda.. bahkan sampai saat ini pula….. namun…. insya Allah tetap Sabar,,, n sabar..

        Masalah Re packing…. bisa saja kami melayaninya…. namun mohon maaf… untuk sementara no telp. saya hidenkan…..

      • syafujirbx 9:58 am pada September 23, 2010 Permalink | Balas

        Terima kasih B Anita telah sudi mampir ke blog saya ini…… Dan Terima kasih pula saran2nya…. insya Allah… Ikhlas…. dan tidak dendam….. aaaamin…. namun setelah kejadian2 itu,,,,, keterpurukan melanda.. bahkan sampai saat ini pula….. namun…. insya Allah tetap Sabar,,, n sabar..

        Masalah Re packing…. bisa saja kami melayaninya…. namun mohon maaf… untuk sementara no telp. saya hidenkan…..

    • Muh rifin 6:16 pm pada Januari 28, 2012 Permalink | Balas

      Sabar yo mas,
      (dari adik kelas smea an) muh rifin/tmn prayit

  • syafujirbx 4:16 am pada November 24, 2008 Permalink | Balas
    Tags: dampak yang dirasakan ukm-ukm, Keripik Singkong Dara Kembar   

    KERIPIK SINGKONG TERKENA DAMPAK GLOBAL 

    k-super-intert

    UKM Keripik Singkong terkena dampak yang Hebat dari bulan Januari “08 yang lalu.

    DAMPAK I :

    Dampak yang paling berat di rasakan adalah dengan tidak diadakannya Minyak tanah yang beredar di masyarakat. Ini mengakibatkan Produksi Keripik Singkong tersendat bahkan tidak biasa memproduksinya lagi. Karena untuk proses produksi ini digunakan sepenuhnya untuk mensuport apr dari kompor yang paling besar. Karena selama ini belum bisa diKonversi ke bahan bakar yang lain.

    Telah dilakukan uji coba dengan BBG, ternyata tidak bisa mensuport api yang besar, lama matengnya, jika matang ternyata tidak rata, artinya sentengah matang. Boros BBG yang menakibatkan borosnya Cost produksi pula. ! buah tabung BBG 23Kg diperlukan untuk menggoreng keripik singkong hanya bertahan 1-1.5 jam. itupun tidak matang. Karena BBg hanya panas biasa, Dan ini mengakibatkan penurunnya jumlah produksi. Dan tentunya Produksi perharinya menurun. lain dengan minyak tanah yang panasnya benar-benar panas/kontinou.

    DAMPAK II

    Kenaikan BBM sangat berpengaruh dengan aktivitas sehari-2 ini juga berlaku dengan Para UKM. Khususnya UKM keripik singkong, karena kaikan BBM menjadika kenaikan pula dengan semua baha-2 yang digunakan untuk berproduksi. Tentunya Mengakibatkan kenaikan barang jadi keripik singkong hampir 30 %. Dan akibatnya, daya beli masyarakatpun sangat berkurang khususnya market-2 warung atau toko-2 biasa/kecil.

    DAMPAK III

    Dampak yang dirasakan UKM keripik singkong adalah menurunnya daya beli masyarakat. Artinya daya beli masyarakat untuk makanan ringan keripik singkong sangat menurun di market. Yang semula untuk kunjungan ke toko diperlukan 1-2 minggu untuk 1 Karin isi 20 bks. Sekarang -2 ini diperlukan waktu 4-5 minggu untuk 1karton keripik singkong isi 20 bks. Ini mengakibatkan Oner Stock di gudang tentunya berkaitan dengan pengurangan hari produksi dan jumlah produksi pula, dan pengurangan karyawan yang mencapai 50 %.

    DAMPAK -DAMPAK YANG LAIN :

    Dengan banyak pesaing dengan merk-2 lain yang lebih murah.

    Kenapa Merk lain yang sejenis bungkus dan rasanya bisa menjual lebih murah dengan Keripik Singkong DARA KEMBAR..??

    1. Karena mungkin keripik yang lain menggunakan bahan-2 baku yang murah, arti murah adalah dengan mutu yang kurang juga. Karena merek lain tidak mengutamakan mutu. bisa dilahat dari conto minyak goreng yang dipakai oleh keripik singkong yang murah adalah selisihnya hampir Rp. 100.000 Pergirigen isi 17 kg. Dan singkongnyapun berbeda.

    Dampak dari dalam /interen yang lain adalah :

      Baru-baru ini sehabis Lebaran ( idul Fitri ) penipuan yang dilakukan sales kami sangat menyakitkan hatiku dan keluarga. Betapa tidak, Sales ini Sudah kami anggap sebagai anak sendiri walau Cuma keponakan dari istri saya ( Suami keponakan istri saya ) RIANDI NURAHMAN namanya, dia berasal dari Bogor tepatnya Leui Wiliang .Dia aku angkat sebagai sales kami setelah dia di keluarkan dari pekerjaannya sebagai sales Oli TOP ONE untuk meneruskan langganan-2 kami yang telah aku bina 10 tahun yang lalu. Awal mula dia bekerja menunjukkkan indikasi yang bagus. Baru 6 Bulan terakhir-2 ini pelanggan kami kok habis, ternyata modal di toko dia sikat habis hingga 60 juta lebih.

         Modus yang dilakukan adalah dengan cara menggelapkan Nota Bon perusahaan untuk di duplikatkan dengan bon asli kami. Dari hasil penipuan , Satu toko bisa menghasilkan uang tipuan rata-2  Rp. 240.000-400.000. Itu kalau Cuma satu toko. Kalau 100, 200, 300 toko kan berabe jadinya…?? Karena jumlah totalnya mencapai 100 juta lebih.Belum dengan sales yang masih ada / tersisa. Karena saya yakin pasti ada hal kecurangan ditoko-2 mereka yang dia kirimi barangnya.

         Jadi dengan kata lain Uang kami yang ada di Toko yang tertera dalam laporan bulan kami

    Yang nilainya mncapai 200 Juta lebih hanya tersisa 100 Jutaan. Itu belum dengan yang dilakukan para sales kami yang masih ada.Karena hasil pemasukan uang kami akhir-2 ini hanya 25 jt /bulan  yang semula bisa 75 Juta /bulan.

     

        Dari kejadian -2 tersebut berarti kamipun kembali semula. Artinya harus memulai dari Nol lagi, Bagaimana tidak, Kalau barang dagangan kami mau laku kembali berart harus menitipkan kembali barang dangangan kami lagi di toko yang telah di tagihin sales sendiri tersebut. Tentunya dengan bermodal lagi di toko-2 tersebut. Itulah kendala kami saat ini yang sudah habis modalnya dengan keadaan kami dan perekonomian indonnesia saat ini.

          Padahal dalam kehidupan sehari-2 saya dan keluarga dalam keadaan biasa-2 saja tidak pernah bermewah-an demi memajukan usaha kami.dalam arti uang tersebut untuk menambah outlate dari sales-2 kami. Namun apa balasan yang kami terima….??? mereka tidak tahu akan hal itu. Yang ternyata mereka dengan seenak hatinya sendiri menggelapkan uang-2 tersebut, sakiii………it rasanya.

          Dalam urusan Agama, karena kebetulan kami muslim. kami merasa tidak kurang-2 untuk beramal dan hal-2 yang lain berkaitan dengan bernayarakatpun kami rasanya tak kurang-2.. Apa yang salah pada diri Aku dan Keluarga…??

     

    DARI KEJADIAN-2 DI ATAS, SEMOGA BAGI PARA PENGUNJUNG WEB KAMI BISA MENJADI BAHAN RENUNGAN ATAU TINDAKAN BAGI PARA UKM-2 AGAR TIDAK TERJADI LAGI RIANDI-RIANDI BERIKUTNYA…!!

    Dan inilah salah satu foto dari salah satu sang penipu tersebut

    riandi-nurahman-22

     
c
Compose new post
j
Postingan berikutnya/Komentar berikutnya
k
Postingan sebelumnya/Komentar sebelumnya
r
Balas
e
Edit
o
Tampilkan/Sembunyikan komentar
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.